Pratinjau

12 Dec 2012

Pemerintah Fasilitasi Masterplan Air Limbah di 8 Kota(informatif)


http://www.ampl.or.id/
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum Ditjen Cipta Karya memfasilitasi penyusunan master plan dan studi air limbah di tujuh kota. Tujuh kota tersebut adalah Surabaya, Bogor, Cimahi, Bandar Lampung, Palembang, Pekanbaru, Batam dan Makassar. Penyusunan master plan tersebut mendapat bantuan dari pemerintah Australia melalui The Indonesia Infrastructure Initiative (IndII).

Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Ditjen Cipta Karya Syukrul Amien mengatakan, penyusunan master plan ini sudah dilakukan awal September lalu dan rencananya akan memakan waktu selama delapan bulan. Namun, ia berharap agar penyusunan ini dapat dipercepat.

“Kalau bisa penyusunan master plan tidak selama itu, sehingga bisa langsung dibuat detail desain dan rencana implementasinya,” katanya saat memberi arahan dalam acara Kick Off Meeting Master Plan Water Waste di Jakarta, Selasa (21/9).

Ia juga mengharapkan komitmen dari pemerintah daerah yang mendapat hibah penyusunan master plan tersebut. Menurutnya, kerjasama dan sinergi antara pusat dan daerah harus dilakukan. Pemkot harus serius dalam penyusunan master plan air limbah ini sementara pusat akan memfasilitasi. Jika pemkot tidak siap, maka akan diberikan kepada kota lain yang lebih siap.

“Masterplan ini harus berhasil. Jangan sampai setelah selesai studi dan penyusunan master plan ini selesai, hanya ditumpuk tidak dipakai. Harapan saya ini dapat berhasil,” tegasnya.

Untuk memperlancar penyusunan master plan ini, Ditjen Cipta telah membentuk tim yang berjumlah 32 orang. Tim ini bertugas untuk membantu konsultan dan menjembatani antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyusunan master plan. Diaman, setiap kota akan didampingi tim sebanyak empat orang.

Terkait komitmen pemerintah daerah, Direktur Water dan Sanitation IndII, Jim Coucouvinis juga mengatakan hal yang senada. Menurutnya, komitmen dari pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan penyusunan master plan ini. “Semua ini untuk kepentingan anda bukan untuk kami,” katanya.

Pemerintah Australia saat ini telah memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia dalam bidang Cipta Karya sebesar $ 100 juta untuk empat tahun ke depan. Sementara untuk air limbah sebesar $ 7 juta

22 Sep 2010
sumber: http://www.mafiosodeciviliano.com

No comments :